CODEX2000

Dampak Anggodo Pada Masyarakat Tionghoa di Indonesia

leave a comment »

anggodo4Kemelut kericuhan cicak-buaya yang tak kunjung usai, makin diperparah dengan munculnya sejumlah nama pengusaha besar Anggoro dan Anggodo, yang keturunan Tionghoa.

Dengan demikian suatu pertanyaan yang muncul secara wajar di Indonesia: Apakah ulah dua pengusaha besar keturunan Tionghoa ini tidak merusak dan mempersulit citra masyarakat keturunan Tionghoa yang luas di Indonesia?

Radio Nederland Wereldomroep menjumpai Nurdin Purnomo, Ketua Komite Penyelenggara Konperensi Hakka Seluruh ASEAN, yang mengungkapkan pendapatnya tentang hal tersebut.

Tanggung jawab pribadi
Nurdin Purnomo [NP]: “Saya pikir setiap mereka itu tidak bertindak atas nama masyarakat Tionghoa, itu pertama. Jadi mereka itu sebagai warga negara Indonesia punya tanggung jawab dan mempunyai kewajiban tersendiri. Dan juga untuk masyarakat lainnya secara umum, bisa melihat masalah itu seperti itu. Jadi kita lihat dia, bahwa mereka itu berasal dari masyarakat mana, dari komunitas mana, dari suku mana, itu kan tidak relevan lagi jaman sekarang.”

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: “Tapi toh masih ada juga, diakui atau tidak, itu masih ada bahwa yang mengatakan; itu singkèk mau mengatur Republik Indonesia, misalnya. Ini bagaimana komentar bapak?”

Ikuti aturan main
NP: “Saya pikir pasti ada. Pasti ada yang merasakan seperti demikian. Tapi saya minta mereka bisa ada suatu pandangan yang positif, bahwa dari masyarakat manapun ada saja orang-orang yang memang mungkin tidak bertindak yang benar. Jadi walaupun demikian dari saya sebagai orang keturunan Tionghoa juga, saya sangat menyesalkan bahwa ada saudara-saudara dari masyarakat Tionghoa ini yang berbuat demikian. Saya dari waktu ke waktu selalu mengingatkan, mereka sebagai pengusaha itu sah-sah saja, tapi harus tunduk pada aturan main yang benar. Itu pertama.

Kedua jangan melibatkan diri dengan penguasa-penguasa, bahkan seolah-olah mereka lebih berkuasa dari pada penguasa. Kadang-kadang terjadi yang demikian. Karena mereka sudah begitu terbiasa, sudah bergaul begitu dekat, begitu banyak teman …”

RNW: “Maksud anda taman-teman, kenalan-kenalan yang ‘di atas’?”

Penyalah-gunaan
NP: “Betul, betul itu yang saya maksud. Mereka boleh berteman. Saya dari dulu juga banyak berteman. Teman saya bukan tanggung-tanggung lagi, saya dengan Cendana itu teman. Tapi saya tidak pernah menggunakan kemudahan karena teman dengan mereka. Saya juga tidak pernah menyalah-gunakan nama mereka. Harusnya demikian. Tapi kita lihat dari sejarah, dari waktu ke waktu, itu terjadi terus. Tapi saya yakin terjadi itu bukan hanya terhadap oknum-oknum Tionghoa ini, orang keturunan Tionghoa ini, bukan.

Ada juga dari masyarakat lain. Kadang-kadang karena masih belum bisa lepas dari suatu pemikiran yang demikian, jadi kadang-kadang bisa menganggap … nah, ini orang-orang Tionghoa ini mau apa? Sebenarnya mereka juga samasekali tidak menyamakan kita, tidak mengatasnamakan masyarakat Tionghoa, itu urusan mereka pribadi. Dan saya yakin dari masyarakat Tionghoa lainnya juga tidak sepenuhnya mendukung atau menganggap mereka itu benar.

Mereka itu selalu bisa kita katakan, dalam masyarakat itu selalu ada oknum-oknum yang berbuat yang melanggar hukum.”

RNW: “Dalam pengalaman di waktu yang lalu, masalah keturunan Tionghoa ini, atau golongan Tionghoa ini, merupakan masalah yang sensitif. Kalau ada kejadian semacam ini, apakah tidak merugikan nama baik saudara-saudara kita yang keturunan Tionghoa?”

Dampak negatif
NP: “Betul, saya pikir pengaruh dan hal-hal yang negatif yang dilakukan oleh mereka, tentu dampaknya kepada kita semua. Terutama ya masyarakat keturunan Tionghoa ini. Karena itu dari waktu saya selalu katakan kepada mereka: Kalian kalau mau jadi pengusaha itu sah-sah saja. Tapi, selain mereka harus mengikuti aturan main yang berlaku, mereka juga harus selalu ingat, bahwa mereka itu adalah lahir sebagai orang Tionghoa, keturunan Tionghoa.”

Sumber :www.rnw.nl

Written by CODEX2000

16 November 2009 pada 19:41

Ditulis dalam Korupsi

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: