CODEX2000

Pengguna HP Lebih Berisiko Terserang Tumor Otak

with 4 comments

Pengguna telefon selular mungkin menghadapi risiko lebih besar untuk terserang tumor otak, demikian laporan media, Rabu, dengan mengutip penelitian paling akhir dari AS.

Dalam penelitian sebelumnya, beberapa ilmuwan memang menemukan hubungan lemah antara telefon selular dan tumor otak, namun tak ada petunjuk jelas mengenai apa resiko yang dihadapi pengguna telefon selular. “Kami tak dapat membuat kesimpulan pasti mengenai ini,” kata Dr. Deepa Subramaniam, Direktur “Brain Tumor Center” di “Georgetown Lombardi Comprehensive Cancer Center” di Washington, D.C.

“Tetapi studi ini, selain berbagai studi sebelumnya, terus meninggalkan keraguan yang menggelayuti mengenai potensi peningkatan resiko. Jadi, satu kali lagi, setelah bertahun-tahun, kami tak memiliki jawaban jalan-pintas.”

Namun, Joel Moskowitz, penulis senior studi itu, mengatakan bahwa “jelas ada resiko”. Ia adalah Direktur di “Center for Family and Community Health” di University of California, Berkeley, School of Public Health. “Saya takkan mengizinkan anak-anak menggunakan telefon selular, atau saya setidaknya akan mengharuskan mereka menggunakan perangkat `headset` terpisah,” kata Moskowitz.

“Kelihatannya kita semua lalai sebagai masyarakat atau sebagai (penghuni) satu planet karena semata-mata menyebar-luaskan teknologi ini sampai tahap yang kita hadapi sekarang tanpa melakukan penelitian yang lebih menyeluruh mengenai potensi bahaya dan cara melindungi diri dari bahaya itu. Jelas, kita perlu mempelajari jauh lebih banyak lagi mengenai teknologi ini,” katanya.

Para peneliti mendapati bahwa penggunaan telefon genggam selama satu dasawarsa atau lebih lama lagi mengakibatkan peningkatan 18 persen resiko tumor otak yang mungkin muncul di bagian tempat telefon itu digunakan, kata Moskowitz.
Namun Moskowitz, sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi China, Xinhua, percaya bahwa juga ada potensi bahaya di bagian lain tubuh –pada aurat, misalnya– ketika telefon tersebut ditaruh di saku.

Dengan demikian banyak orang di seluruh dunia menggunakan telefon seluar, bahkan resiko kecil dapat diterjemahkan menjadi banyak penyakit dan kematian, ia menegaskan.

Moskowitz memperingatkan, “Kita perlu melakukan banyak penelitian yang jauh lebih menyeluruh karena tebusannya benar-benar mahal dan kelihatannya lebih bijaksana jika anda lebih berhati-hati mengenai ini, terutama pada anak-anak, yang memiliki jaringan yang masih berkembang dan ukuran tempurung serta otak yang lebih kecil.”

Tahun lalu, Lembaga Pengawasan Obat dan Makanan AS menyerukan penelitian lebih lanjut mengenai resiko yang ditimbulkan oleh penggunaan telefon selular untuk waktu lama. Lembaga tersebut mendesak agar penelitian seperti itu dipusatkan pada kesehatan anak, perempuan hamil dan janin serta pekerja yang menjadi sasaran pajanan (exposure) tinggi dalam pekerjaan.

Written by CODEX2000

19 Oktober 2009 pada 09:43

Ditulis dalam Berita

Tagged with

4 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. huwaa..
    akyu jd takutšŸ˜¦

    cemplonzzz

    19 Oktober 2009 at 09:52

    • pake kurir aja gak usah pake hp, pesannya lebih komplit.he he he

      terimakasih komentarnya

      Ind

      19 Oktober 2009 at 11:32

  2. woooouw… rajin sekali nulis yaa, saluut deh, maju terus
    artikelnya sangat banyak bermanfaat, terutama bagi saya yang sdh kepala lima dan baru belajar ngeblog ini.

    Suprijanto

    20 Oktober 2009 at 10:06

  3. Terimakasih kunjungan dan komentarnya.
    salam kenal

    fatih

    21 Oktober 2009 at 19:35


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: