CODEX2000

Soal Pendet

with 4 comments

“Kedutaan Besar Malaysia menekankan bahwa telah terjadi kesalahpahaman dan salah pengertian atas video klip yang beredar, termasuk tudingan kepada pemerintah Malaysia,” pernyataan Kedutaan Besar Malaysia, seperti dimuat laman Bernama, Kamis 27 Agustus 2009 malam.

Pernyataan Pemerintah Malaysia tidak beda dengan pernyataan-pernyataan dalam kasus yang lain seperti pelanggaran tapal batas perairan Indonesia yang berulangkali dilakukan oleh Tentara Laut Diraja Malaysia, enteng dan menyederhankan persoalan disatusisi dan dilain sisi pemerintah Indonesia dan masyarakat Indonesia membesar besarkan masalah, padahal pelanggaran-pelanggaran yang banyak dilakukan pemerintah Malaysia secara politis dimata internasional sangat merugikan Indonesia, kedaulatan sebuah negara yang diinjak-injak oleh negara lain bukan perkara sederhana, artinya pihak Indonesia harusnya maksimal meminta pertanggungjawaban paling tidak nota protes dan pemanggilan duta besar Malaysia oleh departemen luar negeri, karena hal ini bukan kali ini saja tapi berulangkali dilakukan.

Aneh, promosi wisata sebuah negara sama sekali tidak punya kaitan langsung atau tidak dengan negara bersangkutan.

Semoga para pemimpin bangsa ini sadar, bahwa tugas mereka menjaga kedaulatan negara ini, jangan sampai dilecehkan apalagi sampai dicaplok satu persatu wilayahnya.

Semoga.

Written by CODEX2000

28 Agustus 2009 pada 22:55

Ditulis dalam Catatan

Tagged with , ,

4 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Ya, yang perlu menjadi catatan dan otokritik bagi bangsa ini adalah bagaimana solusi untuk menjaga dan memelihara budaya Indonesia yang tampak pudar. Dalam hati saya, Jangan2 memang kita tidak mampu lagi merawat dan melestarikan budaya kita yang amat beragam itu. Pemimpin dan pejabat negeri ini setiap hari tenggelam dalam urusan politik ketimbang mengedepankan soal pariwisata.

    Padahal jika pemerintah kritis terhadap situasi ini,dari dulu seharusnya pemerintah mewajibkan kepada penerbit iklan di Indonesia dalam sebuah iklan misalnya, baik lagu, pakaian daerah, di media cetak dan elektronik. jadi ada semacam pendidikan kebudayaan yg bisa kita saksikan setiap hari agar tidak musnah ,terutama komunitas kita yg paling kecil yakni, keluarga & anak2.

    Terima kasih atas lawatannya diblog saya Pak Suparman. Salam sejahtera.

    Pambudi Nugroho

    30 Agustus 2009 at 00:28

    • Terimakasih kembali Mas Pambudi Nugroho,kunjungan balik, juga atas komentarnya.
      Salam Sejahtera

      Suparman

      30 Agustus 2009 at 10:20

  2. promosi pelancongan menggunakan tarian pendet dipelopori syarikat swasta yang berpengkalan di singapura. tidak nampakkah anda bahawa kekeliruan ini sengaja ditimbulkan oleh singapura yang ditaja oleh amarika dan israel kerana tidak mahu melihat negara2 jiran mereka membangun melebihi mereka (singapura). tidak sedarkah anda kekacauan di thailand dan filipina turut ditaja oleh singapura. ekonomi singapura disokong kuat oleh barat. mereka takut penyatuan ekonomi negara berpotensi seperti indonesia malaysia thailand dan filipina menjadi kukuh lantas meyebabkan pelabur2 mereka lari ke asia tenggara. kami di asia tenggara memiliki buruh yang ramai dan kekuatan menghadapi krisis ekonomi. kami bakal menguasai ekonomi dunia.

    ra'uuf

    4 Oktober 2009 at 15:38

    • Niat yang baik selayaknya juga dibuktikan dengan prilaku, sehingga hal-hal mana yang dapat merusak hubungan dua negara segera terantisifasi. Memang indikasi ada Singapura dibalik kejadian-kejadian antara dua negara Malaysia dan Indonesia utamanya soal ‘Pendet’ ini. Tapi bagaimana anda menjelaskan angkatan laut diraja malaysia kerap melanggar tapal batas perairan Indonesia?
      Niat baik tidak cukup dengan kata-kata, tapi dibarengi dengan prilaku saling menghormati.

      suparman

      6 Oktober 2009 at 09:12


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: