CODEX2000

Kebahagian itu Ada di Sini

leave a comment »

“Ya Allah, jadikanlah di dalam hatiku sahaya.
Di dalam ucapanku cahaya.
Jadikanlah pada penglihatanku cahaya. Jadikanlah dari belakngku cahaya
dan dari depanku cayaha.
Jadikanlah dari atas ku cahaya. Dari bawah ku cahaya.
Ya Allah berikanlah kepada ku cahaya
dan jadikanlah aku cahaya”.


(HR. Muslim dan Abu Dawud)

Ada ungkapan yang sangat dalam maknanya, disampaikan Syaikh Abi Madiin dalam kitab Tahzib Madarijus Salikin. Katanya, “Orang yang telah benar-benar melakukan hakikat penghambaan(ubudiyah), akan melihat perbuatannya dari kaca mata riya. Melihat keadaan dirinya dengan mata curiga. Melihat perkataannya dengan mata tuduhan.” Ia lantas menjelaskan bahwa kondisi seperti itu muncul karena semakin besarnya tuntutan kesempurnaan dalam diri seseorang. “Semakin tinggi tuntutan dalam hati mu, maka semakin kecil lah kamu memandang diri mu sendiri. Dan akan semakin mahal harga yang harus ditunaikan untuk memperoleh tuntutan hati mu itu.”(Tahdzib Madarijus Salikin, 119).

Maka jangan hentikan perenungan dan muhasabah diri kita masing-masing. Sungguh banyak lubang yang harus kita waspadai di tengah hidup yang penuh fitnah dan tipu daya ini.

Banyak peringatan Al-Qur’an tentang kehidupan, agar kita tidak kaget dengan bencana, musibah, dan ragam masalah hidup. Orang yang mengetahui sebelum merasakan sesuatu yang berat, tentu akan lebih ringan tatkala ia merasakannya. Orang yang belum mengetahui sesuatu yang sulit, pasti akan terkejut dan merasa terlalu payah saat ia mengalami kesulitan. Begitulah.

Abu Sa’id Al Khudri ra dahulu pernah menjenguk Rasulullah saw saat ia menderita demam, menjelang wafatnya. “Kuletakan tanganku dibadannya.Aku merasakan panas di tanganku di atas selimut. Lalu aku berkata:”Wahai Rasulullah, alangkah kerasnya sakit ini.”Rasul mengatkan, “Begitulah kami(para nabi).Cobaan dilipatkan kepada kami dan pahala juga ditingkatkan bagi kami.” Aku bertanya, “Wahai Rasululah, siapakah orang yang paling berat cobaannya?” Beliau menjawab:”Para nabi.”Aku bertanya lagi,”Wahai Rasulullah, kemudian siapa lagi?” Rasul mengatakan,”Orang-oang Shalih.

Kita pasti ingin bahagia, jauh dari kesulitan dan kesedihan. Tak ada masalah yang memberatkan. Dan kebahagiaan hidup yang sejati itu hanya bisa dicapai melalui kedekatan kepada Allah, melalui amal-amal ibadah dan keshalihan. Dan hanya itu jalannya.

Muhammad Nursani

Mencari Mutiara di Dasar Hati

Written by CODEX2000

31 Juli 2009 pada 08:38

Ditulis dalam Umum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: