Klickindonesia

Ahmadiyah

tinggalkan komentar »

Sepertinya kisruh massa masih belum akan reda.
Yang terbaru serangan sekelompok massa di Cikeusik Pandeglang Banten.Massa penyerang entah darimana menyerang sebuah rumah penganut Ahmadiyah yang berahir jatuhnya korban meninggal,luka berat serta rumag dan beberapa kendaraan hangus dibakar massa.

Ada yang unik dari kasus Cikeusik ini tersebarnya rekaman penyerangan lengkap dengan detik-detik episode saat penganiayaan massa penyerangan terhadap orang yang disinyalir anggota jamaah Ahmadiyah .
Rekaman yang kemudian menyebar di youtub tersebut jadi tandatanya besar.
Ada beberapa kejanggalan yang perlu digarisbawahi :
1.Dari kelompok mana sang perekam tersebut ?
2. Andai dari kelompok jamaah Ahmadiyah, kenapa si perekam begitu tega membiarkan temannya dianiaya tanpa berusaha menolong atau mencegah malah merekam kejadian tersebut , lalu kenapa pula pelaku penganiayaan tidak juga menyerang perekamnya dan malah membiarkan aksi nya direkam ? .
3. Kalau saja sang perekam salah seorang dari massa penyerang juga aneh, persoalannya adalah, bagaimana dia bisa masuk rumah tersebut lalu merekam kejadian penganiayaan tanpa mendapat perlawanan dari kelompok jamaah Ahmadiyah, ia bisa dengan leluasa merekam tanpa gangguan ?
4. Apakah ada aktor dibalik semua kerusuhan ini yang dengan perencaan sebelumnya untuk sebuah tujuan ?

Yang jelas banyak pertanyaan dibalik kerusuhan di Cikeusik ini yang harus segera dijawab dengan jujur oleh pemerintah terlebih para penegak hukum negeri ini.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Ditulis oleh Suparman Syukur

11 Februari 2011 pada 09:02

Ditulis dalam Umum

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.